Sebagai seorang wanita tentunya banyak sekali pernak-pernik yang kita pikir harus dibawa serta saat bepergian, terutama untuk produk make-up dan skincare. Meski sedang piknik, kita juga tetap mau tampil cantik kan biar bisa menghasilkan foto-foto yang instagenic. Kalau semua produk dibawa pasti akan ribet, menambah beban bagasi, dan serasa mau pindahan yang ada. Berikut ini tips produk kecantikan apa saja yang sebaiknya dibawa dan tidak menyusahkan kita.
Awalnya ragu antara mau pakai galeri foto atau tidak pas resepsi nanti. Bukannya apa, jika ingin memasang galeri foto, saya dan pasangan harus meluangkan waktu mencetak foto dan mencari bingkainya sedangkan waktu kami mendesak dan masih banyak hal penting lain yang perlu disiapkan. Selain itu di era serba digital seperti sekarang, mencari tukang cetak foto lumayan sulit dan harga cenderung lebih mahal.
Sebagai seorang wanita, kita pasti mendambakan dan memiliki segambreng daftar kriteria sosok pangeran idaman. Permasalahannya mungkin setiap kali kita menjalani pacaran, ada saja rasa ketidakpuasan atau kekecewaan sehingga berujung bubarnya kisah cinta. Berulang kali merasakan patah hati, kecewa, dan berderai air mata membuat kita lama-lama lelah untuk mencinta. Imbas terburuk mungkin sering kita temukan para wanita yang "pasrah" dengan kisah cintanya dan memilih terus melajang atau ekstrimnya menerima siapapun yang mendekat. Apakah itu solusi terbaik? I guess not...
Hi lovelies... semoga kabar baik buat semua ya!
Hari ini saya ingin share tentang beauty knowledge, mungkin teman-teman sudah pada tahu tapi saya beneran baru tahu tentang hal ini hari Sabtu lalu, waktu saya sedang main-main ke Kota Kasablanka Mall. Jauh ya.. hahhaa... Tapi selalu ada cerita dibalik kisah *halah*
Jadi gini ceritanya, waktu lagi ngider2 di Kokas, saya mampir ke The Body Shop (TBS). Iseng2 karena temen saya juga mau lihat-lihat ada produk perawatan rambut yang cocok apa nggak. Nah, pas lagi menerawangi isi etalase TBS, mata saya tertumbuk pada brosur ini:
Wuahhh... free consultation?? Siapa yang nggak mau??? Langsung aja deh gak pake babibu, saya ambil tuh brosur dan isi form-nya.
Formnya lumayan panjang karena berisi rekomendasi produk skin care dan make-up andalan TBS untuk jenis kulit yang berbeda-beda. Lalu disambung dengan check list kondisi kulit pelanggan saat ini, lalu daily treatment pelanggan, dan terakhir analisa serta rekomendasi produk dari BA. Setelah selesai, saya memanggil salah satu BA yang lagi senggang (karena waktu itu sumpah crowded banget toko TBS karena lagi program sale besar-besaran) dan saat ngobrol-ngobrol inilah, dia merekomendasikan produk Tea Tree series-nya TBS yang kebetulan sudah saya beli atas rekomendasi teman kantor dan referensi blogger. Saya lagi desperate karena muka saya break-out silih berganti >.<
Dari konsultasi tersebut, didapatkanlah saran bahwa sebaiknya saat muka berjerawat seperti saya ini jangan mengenakan produk ber-SPF tinggi karena dapat membuat jerawat MERADANG! Oh no! Bagai disambar gledek... Selama ini saya pikir semakin tinggi SPF semakin baik perlindungan kulit wajah, sama sekali tidak pernah terpikir bisa mempengaruhi jerawat. Pantas jerawat saya selalu silih berganti nongol selama ini. BA tersebut juga menganjurkan saya agar jika mau memakai SPF sebaiknya cukup yang SPF 15 saja apalagi aktivitas saya kebanyakan di dalam ruangan. Lain halnya jika di luar ruangan, perlu lebih sering membersihkan muka dan mengaplikasikan kembali sun protector ber-SPF tinggi.
Dan tahukah teman-teman produk ber-SPF tinggi apa yang saya pakai selama ini?
Etude CC cream silky dan Missha BB cream. Saya blend atau layer di muka! Sebenarnya bagi saya duo cream ini adalah duo paling mumpuni untuk covering, staying power, dan oil control. Saya sukaaaaa banget sama mereka. Tapi.. ternyata oh ternyata.. Saya menimbun SPF 72 di wajah T.T! Jadi... inilah si penyebab break-out.
So, setelah mendapat 'pencerahan', saya langsung ganti haluan deh, daripada tambah parah, mana pacar udah komen kok jerawat gak sembuh2.. Saya ganti metode perawatan wajah dengan memakai Tea Tree seriesnya TBS plus Etude CC cream untuk sehari-hari plus bedak tabur. Untuk sementara saya harus berpisah dulu dari Missha.. hiks.. Annyeong my baby...
Sekadar informasi, saya nggak sampai memborong Tea Tree seriesnya TBS sih, cuma membeli yang diperlukan seperti:
- Tea Tree Oil (Rp 99.000,-)
- Pore Minimizer (Rp 179.000,-)
- Facial Foam (bagus untuk jerawat meradang) + Cleansing Wipe (Rp 179.000,-/ paket)
- Blemish Fade Night Lotion (Rp 149.000,-)
Untuk pelembab dan toner saya masih pakai Pond's Clear Solution, masih nyoba juga nih cocok apa nggak. terus juga produk Pond's ternyata menggunakan paraben. Well, secara ilmiah dalam komposisi tepat tidak membahayakan, hanya kalau bisa ya dihindari sajalah. Produk TBS yang Vit. E juga masih ada yang memakai paraben. Masih agak susah ya mencari produk non-paraben. Untuk rangkaian Tea Tree saya cek komposisinya memang tidak ada paraben tapi untuk sabunnya masih mengandung sedikit alkohol sebagai plearut.
Sebagai tips, rutinitas perawatan saya sekarang adalah:
Pagi:
- Cuci muka dengan sabun Tea Tree
- Pakai Pond's Clear Solution toner
- Aplikasi Tea Tree Oil tepat di titik jerawat
- Pelembab Pond's White Beauty Anti Blemish Cream
- Pore Minimizer
- Etude CC cream silky
- Bedak Marcks
Malam:
- Make-up Remover sebelum mencuci muka
- Cuci muka dengan Tea Tree facial foam
- Toner Pond's
- Aplikasi Tea Tree Oil di titik jerawat
- Blemish Fade Night Lotion
- Pore Minimizer
Semoga saja hasilnya akan membaik ya. Saya juga berencana ingin mereview rangkaian produk Tea Tree ini di kemudian hari setelah memberikan hasil yang signifikan, soalnya saya masih baruuu sekali pakai metode ini. Untuk sementara yang sudah terasa manfaatnya adalah:
- Tea Tree Oil ampuh untuk mengeringkan jerawat dalam hitungan hari
- Blemish Fade Night Lotion ampuh mengontrol minyak di malam hari. Setelah saya pakai sehabis mandi sampai bangun keesokan pagi, wajah saya nggak terlalu berminyak banget. Biasanya bagun pagi muka saya udah licin dan mengilap. Konon lotion ini bila dipakai secara rutin bisa mengurangi kemerahan dan noda bekas jerawat
- Pore minimizer, saya belum merasakan hasil yang signifikan kecuali pertumbuhan komedo berkurang. Untuk mengecilkan, mungkin masih butuh waktu. Dan mungkin bakal sulit juga yah, mengingat kedua ortu saya itu punya pori2 besar juga. So, its genetic! >.<
Oke, sekian dulu cuap-cuap saya hari ini, semoga bermanfaat buat ladies sekalian...
With love,
Hai ladies....!
Hari ini saya hanya sekedar ingin update bahwa sekarang blog Mel's Playroom sudah resmi terdaftar dalam list Indonesian Beauty Blogger, lho! Akhirnya setelah sekian lama menanti... heheh.. Find it out here:
Nantikan update-an Mel's Playroom terus ya!
Terima kasih buat teman-teman yang sudah follow blog saya dan like FB fanpage atau di akun media sosial saya lainnya. Thanks a lot for your support.
Dalam hitungan hari saya akan menyelenggarakan mini giveaway, pastikan ikut ya ;)
Annyeong~!

Hari ini saya hanya sekedar ingin update bahwa sekarang blog Mel's Playroom sudah resmi terdaftar dalam list Indonesian Beauty Blogger, lho! Akhirnya setelah sekian lama menanti... heheh.. Find it out here:
Nantikan update-an Mel's Playroom terus ya!
Terima kasih buat teman-teman yang sudah follow blog saya dan like FB fanpage atau di akun media sosial saya lainnya. Thanks a lot for your support.
Dalam hitungan hari saya akan menyelenggarakan mini giveaway, pastikan ikut ya ;)
Annyeong~!
Hi ladies, menyambut bulan puasa, hari ini saya mau sharing obrolan singkat dengan topik Womenpreneur. Kalau teman-teman bisa lihat di sidebar blog saya ini ada iklan dari online shop “Putri Grosir” dan sekarang saya ingin memperkenalkan apa sih Putri Grosir itu dan siapa ‘dalang’ dibaliknya. Hehe.. Yuk kita simak.
Pemilik Putri Grosir adalah teman kantor saya sendiri, menjabat sebagai seorang sales executive, namanya Dyah Pithaloka Putri. Lahir pada tanggal 18 Februari 1987 dan merupakan lulusan akademi farmasi yang profesinya jauh melenceng dari jurusan pendidikannya. Walau tema kali ini tentang fashion, jangan khawatir, akan ada tips-tips dari Dyah tentang menjaga kesehatan dan kecantikan kulit selama bulan Ramadhan ini. Let’s go!
Hai Dyah, boleh cerita sedikit tentang sejarah Putri Grosir?
Awalnya karena suka beli barang online, karena addict hampir tiap minggu beli barang akhirnya sang pengucur dana (wkt itu msh jd pacar, read: suami) ngomel2, ya udah deh akhirnya belajar jualan. Awalnya jualan baju2 bekas gitu di gantung trus foto harganya cuma 10-20rb lewat akun fb bikin sendiri dengan nama lemari Nayla, karena diliat sepi koleksinya mulai deh dengan jd reseller(jualin barang orang) hasilnya lumayan lah bisa dpt 300-500rb sebulan. Mulai tuh sembuh penyakit belanja onlinenya. Akhirnya kepikiran bikin ol shop yg nyalurin barang buat para reseller atau disebut Agen/supplier lah ya.
Ternyata dalam berjualan juga perlu trial and error yah sampai akhirnya bisa berdiri Putri Grosir. Kalau boleh tahu, sudah berapa lama nih umur Putri Grosir?
hhaha...sebenarnya sih ga ada tanggal official berdirinya, tapi kalau dikira-kira sudah hampir 2 tahun lah kira-kira
Kenapa kamu menamakannya Putri Grosir dan kenapa memutuskan berjualan fashion?
Oh iya waktu aku sempet punya ol shop kosmetik juga namanya kulitsehat.web.id tapi ga diterusin lagi karena takut ada Broadcast2 tentang produk kosmetik yg ga berbadan POM, trus juga kalo kosmetik itu cocok2an dan ada masa kadaluarsanya, beda sama baju, kalau baju kan ga ada expired, kalau ga laku bisa di sale. Nama putri berasal dari nama belakang saya Dyah Pithaloka Putri, nah grosirnya itu karena sasaran saya adalah para reseller2
Selama berdagang online shop, apa aja suka duka kamu?
Sukanya ya dapat banyak teman baru & keuntungan secara nyata pastinya, hhehe.. kalau dukanya kadang ada yg hit &run, bahkan ada yang saya sudah anggap sebagai loyal customer eh dia malah ga bayar setelah barang dikirim L
Apa sih kelebihan Putri Grosir dibanding online shop fashion lainnya?
Kelebihannya, fast response, harganya lebih murah dibanding ol shop pada umumnya & pastinya bertanggung jawab kalau ada barang cacat atau salah kirim.
Oh jadi kalau ada barang cacat atau salah kirim, prosedur penggantian barangnya gimana dong? Gimana cara kamu menyiasati kalau misalnya ada pembeli 'nakal'? Ngaku barangnya rusak padahal karena kecerobohan si pembeli sendiri?
Diliat dulu cacatnya dengan foto yg dikirim ke saya, kalau menurut saya karena kesalahan produsen, berarti saya akan ganti 100t%, kalau cacatnya karena jaitan kurang bagus atau rusak, saya akan ganti sesuai cost ke tukang jait biasanya kalau trouble ini hanya 10rb. Nah, untuk menyiasatinya diliat dari berapa kali dia order & mengeluhkan cacat.
Ada tema fashion tertentu yang dijual oleh PG?
Tema putrigrosir lebih ke fashion wanita mulai anak-anak sampai orang tua.
Kalau berbelanja melalui online shop, kadang ada pembeli yang masih awam soal bahan baju yang nyaman. Nah, apakah kamu ada saran bahan mana yang nyaman dipakai semua orang?
Biasanya saya lebih banyak jual bahan spandek, karena bisa dipakai semua ukuran & harganya terjangkau J tapi inget spandek itu banyak jenisnya loh ada spandek biasa, spandek rayon, spandek korea, spandek impor.
Memasuki bulan puasa nih, boleh dong bagi tipsnya bagi pembaca Mel’s Playroom yang muslim, bagaimana supaya tetap sehat, segar, dan cantik? Misalnya dalam perawatan wajah atau make-up sehari-hari?
Aduh kalau ditanya soal beauty, kayanya jeng Melissa lebih jago deh, hhehe….
Kalau aku sebagai wanita muslim sih yg biasa dilakuin itu lebih banyak minum air putih saat imsak & buka puasa, kalau ga nemu sayur usahain minum jus.
Oh ya, apa nih harapan kamu yang ingin dikabulkan menuju bulan penuh kemenangan? Baik pribadi maupun untuk PG. Hehe…
Kalau untuk PG, pastinya omset yang membludak jelang lebaran. Kalau untuk pribadi, pengennya sih full puasanya tp ga mungkin secara kan wanita, jd ya sebanyak2nya sajalah nimbun pahala saat Ramadhan gini J
Ada perbedaan antara puasa sebelumnya dgn puasa kali ini?
Bedanya karena kali ini ada suami, kalau sebelumnya masih pacar. Dan perjuangannya lebih waauuww karena bangunnya harus lebih pagi daripada suami.
Pesan apa yang ingin dibagikan buat pembaca?
Kalau cari baju, belinya di putrigrosir. Kalau cari tips cantik pastinya di Mel’s Playroom :D
*Awww.. jadi malu dibilang gitu hihi..*
Nah, bagi teman-teman yang tertarik untuk belanja baju (mumpung bulan depan Idul Fitri, siap-siap belanja dari sekarang hehe) di Putri Grosir bisa langsung kontak ke:
Pin BB : 2788ADB5 atau 20F92F96,
FB Fanpage : https://www.facebook.com/putrigrosirfanspage?ref=hl
twitter : @putrigrosir
email : sales@putrigrosir.com
website : www.putrigrosir.com
Dyah akan selalu siap sedia melayani kamu dengan ramah. Plus, jangan lupa follow dan mention (@moliviatjia x @putrigrosir) dan kamu akan mendapatkan potongan harga sebesar Rp 5.000,-/pcs pesanan baju kamu pada pemesanan melalui akun Facebook atau Twitter. Promo tidak berlaku pada pemesanan melalui website karena di web harganya adalah harga grosir.
Demikianlah obrolan singkat antara saya dan Dyah, semoga bisa menjadi inspirasi buat teman-teman semua. Selamat menunaikan ibadah puasa ya bagi yang menjalankan!
With love,
Postingan kali ini berbeda dari postingan saya sebelumnya. Kalau biasanya tentang beauty, sekarang saya menyimpang dikit ke segmen lifestyle... Hohoho... Kenapa menyimpang? Simak dulu deh, nanti penjelasannya di bawah... *biar baca dulu wkwkw*
Oke...Sebelumnya, apa ada yang pernah mendengar nama di atas? Kalau belum, kamu nggak sendirian. Saya juga belum lama mendengar nama Underdog Kick Ass (UKA) ini.
Apa sih UKA?
UKA ini rupanya adalah sekolah khusus bagi mereka yang ingin memperdalam ilmu di dunia perfilman. Sekolah UKA mempunyai moto "Memperjuangkan Kesempatan yang Hilang dirampas Industri". Mantap ya motonya! Sekolah ini ternyata digagas oleh seorang sutradara muda Indonesia yang namanya cukup terkenal di jagad perfilman. He is Rudi Soedjarwo! Bisa belajar dengan sutradara sekelas Rudi merupakan kesempatan yang langka bukan? Pengajarnya juga terdiri dari berbagai praktisi yang sudah mumpuni di bidangnya masing-masing.
Keunikan sekolah ini adalah memberikan kesempatan kepada mereka yang memiliki bakat dan minat di dunia perfilman, untuk berkecimpung secara nyata. A.k.a seperti membuat film Indie. Mungkin banyak di luar sana yang ingin berkontribusi di dunia perfilman, namun terhalang oleh kecilnya peluang dan dogma indutrsi hiburan. Di sekolah ini, semua murid dapat terlibat tanpa kecuali selama mereka tekun dan gigih berjuang.
"Semua aktor berasal dari berbagai lapisan masyarakat tanpa melihat satu hal yang selalu menjadi titik awal seseorang tampil di sebuah film yaitu “tampang yang menjual”. Underdog Kick Ass melihat semua memiliki kesempatan yang sama. 100 orang menjadi target kami untuk mengisi film ini. Keunikan lainnya, cerita yang akan dibangun akan didasarkan oleh karakter yang tersedia di depan sutradara.
Hanya orang yang tertantang dan memilik pandangan misi dan visi yang sama dapat bergabung. Karena hanya orang yang tertantang dapat menerima kesempatan yang akan kami berikan. Silahkan jadikan ini ajang pembuktian kepada dirimu, temanmu, ex pacarmu, si raksasa industri film dan hiburan bahwa sebuah kesempatan milik setiap orang. Dan kita tidak akan berhenti di 100 orang ini, ini hanya awal."
Kalimat di atas adalah kutipan yang diambil dari webister resmi UKA, penjelasan cikal bakal berdirinya sekolah ini. UKA sendiri sudah memulai kick-off training-nya sejak tanggal 23 Desember 2012.
Apa saja yang dipelajari di UKA?
Di UKA ini khusus mempelajari 3 aspek penting dalam sebuah film, yakni: akting, penulis naskah, dan penyutradaraan. Bagi kamu yang punya minat di salah-satu program tersebut, bisa langsung mendaftar dan belajar secara intensif selama 6 bulan. Dari semua program yang ditawarkan, fokus utama UKA adalah pembentukan karakter setiap individu UKA memiliki target untuk membuat film layar lebar dimana semua yang terlibat adalah para murid UKA sendiri.
Siapa saja pengajar UKA?
Buat yang penasaran mengenai paktisi yang saya sebut di atas, berikut ini adalah profil yang mengajar di UKA:
Apakah perkenalannya sudah cukup jelas? Kalau masih ingin tahu lebih detil, kamu bisa mengunjungi langsung situs UKA di: www.underdogkickass.com
Bagaimana suasana belajar di sana?
Rasanya akan lebih menyenangkan kalau kita bisa tahu secara langsung bagaimana suasana belajar di sana ya? Berikut ini saya akan mereview-nya berdasarkan pengalaman teman kuliah saya yang kini sedang menimba ilmu di sana. Namanya Stella Rambitan dan dia ini sangat menyukai bidang penulisan naskah.
Saat ini, Stella sudah hampir 6 bulan belajar di sana dan merupakan murid angkatan pertama (generasi perintis bo.. hihi). Bedasarkan ceritanya, metode pembelajaran yang di sana sangat mengesankan. Bukan hanya mengajarkan untuk tujuan profesi, tapi diutamakan pembentukan karakter setiap orang. Pada bulan-bulan awal masa belajar, pembentukan karakter dilatih melalui akting. Kemudian, dibekali bagaimana menulis naskah dan menyutradari sebuah film. Inti dari ajarannya adalah agar setiap orang mampu melakukan "Cipta Peristiwa" dan mengemasnya dengan apik. Setiap cerita yang dirancang pun harus dipresentasikan di depan semua murid dan pengajar. Jika ada kekurangan, maka harus direvisi lagi. Semuanya dilakukan dengan praktek secara langsung, bukan melulu mendengarkan teori seperti sekolah kebanyakan. Setelah itu, mereka lanjut mempelajari bagaimana memproduksi sebuah film. Jadi semuanya harus dipikirkan, lokasi, wardrobe, dkk.
![]() |
| Suasana belajar di Underdog Kick Ass |
Lingkungan belajarnya pun sangat kekeluargaan, kondusif, dan saling mendukung perkembangan sesama siswa. Stella mengaku belum pernah mengikuti les akting sebelumnya dan mungkin banyak orang di luar sana yang mendengar kata 'les akting' konotasinya adalah menjadi seorang aktor/aktris, tapi di UKA ternyata tidak demikian, tidak semua yang datang belajar tujuannya adalah menjadi aktor/aktris, walau beberapa memang ada, tapi kesmepatan mereka terrengut karena kekurangan yang dimiliki (kurang cantik, kurang tinggi, dlsb). Mereka memiliki latar belakang sendiri, seperti ingin mengatasi sifat pemalunya, hanya ingin belajar, ingin mengembangkan karakter, dan ragam alasan lainnya. Intinya, strive to be a better person regardless what the future will be.
"Karena kita belajar, we are one team. Yang akan produksi film bareng. Kita bisa memilih bikin film yang hanya beberapa yang bagus, ATAU make a revolution di mana semua bagus. Bahkan sampe ke yang cuma lewat doang. Di sini Thanks Godnya diajarin peran kita sekecil apa pun itu (baik di depan layar atau di belakang) sangat berpengaruh. Coba bayangkan kalau lagi syuting dan tiba-tba semua figuran di belakangnya nari harlem shake sementara adegannya lagi serius banget. Atau tiba-tiba pemegang boom mic males kerja, akhirnya dia geletakin gitu aja boom mic-nya? Bahkan aktor kawakan sekalipun juga ga akan bisa nyelamatin scene itu.
Butuh kerjasama. Sama kaya satu badan :). So we learn that we are one. One down, semua jelek. Karena itu yang ada di kiri dan kanan, mereka jugalah yang bisa menjatuhkan atau membangun. That's why we have to choose. We chose the latter ;)."--Stella Rambitan.
Pengalaman berkesan yang dialami Stella selama belajar di sana:
"Dari yang mendadak di suruh acting di tengah ujan deras
dan merangkak di tanah merah, sampe basah ke *maaf* underwear-nya dan ga ada yang bawa baju ganti. Sampe nangis-nangisan bareng sampe mata rasanya uda mo copot. Atau larut dalam pertunjukkan seni mendadak yang ga direncanain dan alat musiknya cuma ala kadarnya aja gitu. Tapi tiba-tiba aja, everyone got inspired. Yang mau bersajak ya bersajak. Yang mau nyanyi, nyanyi. Yang menari, menarilah."
Keistimewaan lain dengan belajar di UKA adalah adanya peluang untuk membuka kelas belajar di luar waktu biasanya dan pengajarnya pun dengan senang hati datang tanpa memungut bayaran tambahan. So generous!
Trailer Pelatihan di Underdog Kick Ass
Trailer Short Movie Series: Karya Murid UKA
Bagaimana cara bergabung?
Bagi kamu yang ingin bergabung ke UKA, bisa langsung mendaftar secara online dan membayar biaya sebesar Rp 5.000.000 untuk keanggotaan seumur hidup dan pelatihan selama 6 bulan, sudah termasuk biaya pembuatan film. Jadi nggak akan ada biaya tambahan lain saat belajar memproduksi, semua diesuaikan dengan budget yang ada. Pembayaran bisa dilakukan langsung di lokasi latihan. Sekolah ini terbuka bagi siapapun, dari usia 5-60 tahun, yang memiliki kesungguhan dan tekad untuk berkarya.
Waktu latihan: setiap hari Minggu pukul 10.00 - 16.00 WIB
Tempat:
Rumah Rudi Soedjarwo
Jl. Paso No. 19
Jagakarsa, Jakarta
e-mail: wahyudi@underdogkickass.com | rudi@underdogkickass.com
Buat yang bingung dengan arahan jalan, nih Stella bahkan sudah menyiapkan arahan, lho!
- Naik Transjakarta arah Ragunan
- Turun di halte Dept. Pertanian
- Lanjut dengan naik mikrolet 61
- Atau kalau takut kesasar, bisa turun di halte Ragunan paling ujung dan naik ojek seharga Rp 10.000,-
Katanya, para abang ojek di sana sudah tahu lokasi ini, tinggal bilang jalan Paso nomor 19, warna putih, dan sering ada syuting (lengkap keywordnya :p)
Ayo, siapa yang mau berkiprah di dunia perfilman, langsung aja gabung di Underdog Kick Ass! Kalau ada yang ingin menanyakan lebih detail bisa langsung bertanya ke Stella di twitternya @gigitbintang.
Quotes:
"Kesempatan akan selalu datang mengetuk pintu, tapi hanya mereka yang memiliki kunci yang bisa membukanya," Deddy Corbuzier - Hitam Putih Trans7.
"Kerja apapun yang kita lakukan, kalau karakter kita baik, hasilnya akan baik," Stella Rambitan.
----------------------------
Disclaimer
Artikel ini dibuat atas request Stella untuk memperkenalkan Underdog Kick Ass melalui blog ini dan saya tidak menerima bayaran dalam bentuk apapun. Murni hanya untuk saling membantu dan bagi saya pribadi merupakan kesempatan untuk mengasah kepenulisan saya. Thank to Stella for entrusting me to do this :*
All photo credits belongs to: Underdog Kick Ass official website
With love,
Postingan kali isinya adalah curhat dan sharing. Masih tentang kecantikan tentunya!
Tiga bulan belakangan ini saya mulai memfokuskan diri dan belajar jadi beauty blogger. Bergabung di komunitas beauty blogger dan sering berkunjung ke blog-blog tetangga. Buat saya, ini adalah berkah tersendiri, bisa mendapat banyak informasi dari review-review produk tapi sekaligus juga menggelitik insting hedon saya kalau liat produk oke. Hayooo ngaku, siapa yang sering keracunan review? hahaha... Kalau kita nggak seksama milih barang, bisa-bisa kantong kita habis buat belanja produk make-up lho, sedangkan pastinya masih ada kebutuhan di luar make-up yang butuh duit kita juga, kan ladies? Nah, sekarang saya mau sharing sedikit nih, gimana cara saya menekan hasrat mau beli ini-beli itu hihihi... Semoga bermanfaat.
KECOCOKAN
Buat saya, kecocokan produk adalah yang paling utama. Maka dari itu, setiap kali membaca review, saya cari tahu dulu apakah karakter kulit bloggernya mirip dengan saya? Kalau iya, baru deh saya masukin produk itu ke dalam daftar buruan saya. Atau ketika memang mengincar produk tertentu dari online shop, saya cari dulu reviewnya. Dan sebisa mungkin mencari 2-3 review, supaya bisa mendapatkan second opinion. Udah kayak ke dokter aja kan ya, lebih baik dengar dari 2 pendapat untuk mengetahui kompetensi seorang dokter :p. Begitu pun kita harus care sama kulit wajah. Jangan sampai kita ngotot beli dan nanti nggak cocok, malah sia-sia produknya plus muka kita kayak jadi kelinci percobaan. Hehe..
BUDGET
Hal kedua yang harus kita pertimbangkan adalah budget. Jangan sampai budget kita belanja make-up melebihi budget kebutuhan pokok. Saya biasanya menjatahkan sebulan maksimal membeli 3 buah produk dengan total harga maksimal Rp 500.000,-. Kalau seandainya bakal melebihi, lebih baik saya tunda saja ke bulan berikutnya.
Tentunya, budget setiap orang berbeda-beda, tergantung pendapatan dan pengeluaran per bulan setiap orang. Dan, tidak harus kita membeli make-up mahal kalau tidak sanggup. Yang penting kualitasnya bagus, nggak abal-abal, dan harganya masih terjangkau sama kantong kita. Secara kualitas, produk yang mahal biasanya diasumsikan lebih bagus dari sisi komposisi. Yah, nggak bisa disangkal juga, tapi walau berkualitas apakah produk tersebut diterima oleh kulit wajah kita? Sering saya jumpai walau sudah beli produk mahal-mahal tapi ternyata nggak cocok dan menyebabkan alergi atau iritasi. Nah, jika sudah begini, sangat disayangkan bukan, belum lagi kita harus mengeluarkan uang berobat.
Yang sering menyebabkan reaksi ketidakcocokkan adalah produk liquid, foundation, BB cream, dkk. Untuk menyiasatinya, ada baiknya kita beli sampel terlebih dahulu sebelum mengeluarkan uang dalam jumlah besar tapi mempertaruhkan kecocokan di wajah. Kalau misalnya tidak cocok, menyebabkan jerawat atau apa, at least kita nggak rugi banyak. Kecuali dari baca review kita sudah cukup yakin dengan kecocokan produk karena terbuat dari bahan natural misalnya, silahkan saja...
BUDGET
Hal kedua yang harus kita pertimbangkan adalah budget. Jangan sampai budget kita belanja make-up melebihi budget kebutuhan pokok. Saya biasanya menjatahkan sebulan maksimal membeli 3 buah produk dengan total harga maksimal Rp 500.000,-. Kalau seandainya bakal melebihi, lebih baik saya tunda saja ke bulan berikutnya.
Tentunya, budget setiap orang berbeda-beda, tergantung pendapatan dan pengeluaran per bulan setiap orang. Dan, tidak harus kita membeli make-up mahal kalau tidak sanggup. Yang penting kualitasnya bagus, nggak abal-abal, dan harganya masih terjangkau sama kantong kita. Secara kualitas, produk yang mahal biasanya diasumsikan lebih bagus dari sisi komposisi. Yah, nggak bisa disangkal juga, tapi walau berkualitas apakah produk tersebut diterima oleh kulit wajah kita? Sering saya jumpai walau sudah beli produk mahal-mahal tapi ternyata nggak cocok dan menyebabkan alergi atau iritasi. Nah, jika sudah begini, sangat disayangkan bukan, belum lagi kita harus mengeluarkan uang berobat.
Yang sering menyebabkan reaksi ketidakcocokkan adalah produk liquid, foundation, BB cream, dkk. Untuk menyiasatinya, ada baiknya kita beli sampel terlebih dahulu sebelum mengeluarkan uang dalam jumlah besar tapi mempertaruhkan kecocokan di wajah. Kalau misalnya tidak cocok, menyebabkan jerawat atau apa, at least kita nggak rugi banyak. Kecuali dari baca review kita sudah cukup yakin dengan kecocokan produk karena terbuat dari bahan natural misalnya, silahkan saja...
Dari dua tips saya di atas, kesimpulannya adalah kita harus RISET sebelum memutuskan apa yang ingin kita belanjakan. Kita nggak mau kan menyesal setelah membeli, ladies? Riset dari segi komposisi, efektifitas produk, brand, dan harga yang terjangkau.
Kayak sekarang saya sebenarnya lagi mencari eye shadow palette yang warnanya lebih colorful tapi juga bisa buat dipakai sehari-hari. Terus masih ada BB cream dan CC cream yang saya pengen. Tapi saya masih menunda beli. Pertama karena budget, kedua saya masih mencari review untuk meyakinkan diri membeli barang tersebut.
Ini tips saya, gimana dengan tipsmu? Hihi.. Silahkan komentar di bawah ya... Ditunggu :)
With love,
Ini tips saya, gimana dengan tipsmu? Hihi.. Silahkan komentar di bawah ya... Ditunggu :)
With love,
Just a short post. Sebelumnya, saya selalu wandering around gimana cara supaya komentar yang kita tinggalkan di blog orang lain sudah dibalas apa belum. And exactly yesterday! I found out the how to!
Eurekaaaaaaaaaaaa...!'
Langsung aja deh. Caranya simpleeeee banget ternyataaa...
Selama ini, kalau mau tahu komentar kita udah apa belum, selalu harus bolak-balik ke blognya dan ngecek. Dan seringkali saya sendiri pun lupa ngecek keesokannya atau lupa judul post yang udah saya komen. Dan saya baru menyadarinya... Kalau kita mau tahu feedback dari komen kita cukup klik Subscribe by e-mail di pojok kanan bawah kolom komentar. Dengan subs tersebut follow-up dari komentar akan dinotifikasi melalui e-mail yang kita daftarkan. Jadi, nggak perlu bolak-balik lagi dan ngecek... hahaha...
Terus, kalo merasa komentar2an sudah cukup, tinggal unsubs aja dan kita ga akan dapat notifikasi lagi. Karena dengan subs, komen dari orang lain ke pos yang sama pun akan masuk ke e-mail kita. Just as simple as that!
Note: Subscribe by e-mail harus dilakukan di setiap pos yang dikomentari. Misal, kita ada komen di 2 pos, maka di kedua pos tersebut harus kita subs, supaya dpaat notif balasan... :)
Ok, deh sekian postingan saya hari ini, semoga bermanfaat! ^^
With love,
Eurekaaaaaaaaaaaa...!'
Langsung aja deh. Caranya simpleeeee banget ternyataaa...
Selama ini, kalau mau tahu komentar kita udah apa belum, selalu harus bolak-balik ke blognya dan ngecek. Dan seringkali saya sendiri pun lupa ngecek keesokannya atau lupa judul post yang udah saya komen. Dan saya baru menyadarinya... Kalau kita mau tahu feedback dari komen kita cukup klik Subscribe by e-mail di pojok kanan bawah kolom komentar. Dengan subs tersebut follow-up dari komentar akan dinotifikasi melalui e-mail yang kita daftarkan. Jadi, nggak perlu bolak-balik lagi dan ngecek... hahaha...
Terus, kalo merasa komentar2an sudah cukup, tinggal unsubs aja dan kita ga akan dapat notifikasi lagi. Karena dengan subs, komen dari orang lain ke pos yang sama pun akan masuk ke e-mail kita. Just as simple as that!
Note: Subscribe by e-mail harus dilakukan di setiap pos yang dikomentari. Misal, kita ada komen di 2 pos, maka di kedua pos tersebut harus kita subs, supaya dpaat notif balasan... :)
Ok, deh sekian postingan saya hari ini, semoga bermanfaat! ^^
With love,











